Tahuna-Gubermur Sulut Olly Dondokambey SE secara resmi membuka Konsultasi Nasional XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (KONAS XII FKPKB PGI) Tahun 2018 Di Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) yanb dilaksanakan di Bolifard atau kompleks Pelabuhan Tua Tahuna Sangihe, Selasa (04/09/2018).
Pada kata sambutannya Gubernur berpesan pada ribuan peserta KONAS XII FKPKB PGI Tahun 2018 untuk terus dapat menjaga kebersamaan. "Serta jadilah garam dan terang," pesan Gubernur Olly.
Pada kunjungan kerja ke Kebupaten Kepulauan Sangihe, Gubernur Olly bersama rombongan diantaranya Kapolda Irjen Pol Drs Bambang Waskito serta Bupati Mitra James Sumendap SH, memberikan apresiasi pada Pemkab Sangihe yang menggelar kegiatan ini. Di hadapan masyarakat Sangihe serta Bupati Sangihe, Gubernur Olly memberikan apresiasi kepada Pemerintah Sangihe serta kepada masyarakat agar tidak henti-henti melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk kita serta untuk daerah Sulawesi Utara.
Sejalan dengan itu, berkaitan dengan kegiatan ini, Gubernur mengajak kepada segenap pria kaum bapa agar selalu berperan aktif terhadap berbagai dinamika dan tantangan hidup masa kini. "Pria kaum bapa dituntut untuk semakin cerdas, bijak, responsif dan proaktif serta kontributif dalam menjalankan peran dan fungsinya secara optimal," sahut Gubernur Olly.
Lanjutnya, momentum konsultasi nasional ini dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan, menjalin kemitraan sinegritas dengan pemeritah dan sesama warga gereja serta menciptakan pelayanan dan kehidupan yang penuh damai sejahtera.
Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, Gubernur Olly menerangkan kepada masyarakat Sanghie, Provinsi Sulut sedang diterpah masalah seperti harga kopera yang murah, cengkeh yang tidak berbuah, pala yang harganya lebih dibawah, industri perikanan di Bitung yang mulai ditutup. Namun menurut Gubernur, berkat masyarakat Sulut perekonomian tetap stabil. "Bersyukur karena keramahan masyarakat di Sulut membawah berkah kepada kita. Banyak orang berkunjung di Sulut yang berdampak positif pada ekonomi kita, kesenjangan miskin dan kaya mulai merapat bukan melebar," terang orang nomor satu di Sulut ini.
Lebih dalam lagi, berkaitan dengan Festival Pesona Sangihe, Gubernur menyarankan agar ivent-ivent seperti ini dimasukan menjadi peraturan daerah, sehingga pelaksanaan pesona sangihe ini bisa berjalan lebih baik.
Bupati Sangihe Jabes Gaghana berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menghadiri kegiatan ini serta menyodorkan keberagaman alam dan laut yang ada di Kepulauan Sangihe. Harapanya pula agar kegiatan ini dapat menjadi edukasi dan hiburan bagi masyarakat Sangihe.
Diketahui pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyerahan kue Tamo secara tradisi setelahnya dilanjutkan dengan penusukan pisau di kue tamo oleh Gubernur Olly sesuai dengan adat masyarakat Sangihe.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Ketua Umum Forum Koordinasi Pria Kaum Bapa Ir Royke Roring, Kadis Perkebunan Sulut Revly Ngantung, Kepala Distanak Novly Wowiling, Kepala Diknas Grace Punuh, Kepala DKP Ronald Sorongan dan sejumlah Staf Ahli Gubernur.(ifa)
Pada kata sambutannya Gubernur berpesan pada ribuan peserta KONAS XII FKPKB PGI Tahun 2018 untuk terus dapat menjaga kebersamaan. "Serta jadilah garam dan terang," pesan Gubernur Olly.
Pada kunjungan kerja ke Kebupaten Kepulauan Sangihe, Gubernur Olly bersama rombongan diantaranya Kapolda Irjen Pol Drs Bambang Waskito serta Bupati Mitra James Sumendap SH, memberikan apresiasi pada Pemkab Sangihe yang menggelar kegiatan ini. Di hadapan masyarakat Sangihe serta Bupati Sangihe, Gubernur Olly memberikan apresiasi kepada Pemerintah Sangihe serta kepada masyarakat agar tidak henti-henti melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk kita serta untuk daerah Sulawesi Utara.
Sejalan dengan itu, berkaitan dengan kegiatan ini, Gubernur mengajak kepada segenap pria kaum bapa agar selalu berperan aktif terhadap berbagai dinamika dan tantangan hidup masa kini. "Pria kaum bapa dituntut untuk semakin cerdas, bijak, responsif dan proaktif serta kontributif dalam menjalankan peran dan fungsinya secara optimal," sahut Gubernur Olly.
Lanjutnya, momentum konsultasi nasional ini dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan, menjalin kemitraan sinegritas dengan pemeritah dan sesama warga gereja serta menciptakan pelayanan dan kehidupan yang penuh damai sejahtera.
Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, Gubernur Olly menerangkan kepada masyarakat Sanghie, Provinsi Sulut sedang diterpah masalah seperti harga kopera yang murah, cengkeh yang tidak berbuah, pala yang harganya lebih dibawah, industri perikanan di Bitung yang mulai ditutup. Namun menurut Gubernur, berkat masyarakat Sulut perekonomian tetap stabil. "Bersyukur karena keramahan masyarakat di Sulut membawah berkah kepada kita. Banyak orang berkunjung di Sulut yang berdampak positif pada ekonomi kita, kesenjangan miskin dan kaya mulai merapat bukan melebar," terang orang nomor satu di Sulut ini.
Lebih dalam lagi, berkaitan dengan Festival Pesona Sangihe, Gubernur menyarankan agar ivent-ivent seperti ini dimasukan menjadi peraturan daerah, sehingga pelaksanaan pesona sangihe ini bisa berjalan lebih baik.
Bupati Sangihe Jabes Gaghana berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menghadiri kegiatan ini serta menyodorkan keberagaman alam dan laut yang ada di Kepulauan Sangihe. Harapanya pula agar kegiatan ini dapat menjadi edukasi dan hiburan bagi masyarakat Sangihe.
Diketahui pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyerahan kue Tamo secara tradisi setelahnya dilanjutkan dengan penusukan pisau di kue tamo oleh Gubernur Olly sesuai dengan adat masyarakat Sangihe.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Ketua Umum Forum Koordinasi Pria Kaum Bapa Ir Royke Roring, Kadis Perkebunan Sulut Revly Ngantung, Kepala Distanak Novly Wowiling, Kepala Diknas Grace Punuh, Kepala DKP Ronald Sorongan dan sejumlah Staf Ahli Gubernur.(ifa)


COMMENTS