Pilkada Serentak Sulut 2020 Dikalkulasi Bakal Sedot Rp500 M, Kandouw Usul Ditanggulangi Pusat


Manado-Pernyataan menarik diungkapkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw saat menghadiri pertemuan Konsolidasi Program dan Kegiatan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Tingkat Nasional Wilayah Tengah dan Timur Indonesia Tahun 2019 di Hotel Peninsula, Senin (29/04).

Adalah usulan figur ‘vokal’ terkait pembiayaan pelaksanaan Pilkada serentak, yaitu 6 kabupaten dan provinsi di Sulut tahun 2020 nanti, untuk ditanggulangi pemerintah pusat karena akan sangat membebankan pemerintah daerah.

Dia mengkalkulasi pelaksanaan Pilkada serentak bakal menyerap anggaran sebesar Rp500 miliar.

"Tahun depan kita akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak di Sulawesi Utara. Ada enam kabupaten dan satu tingkat provinsi. Kita sudah kalkulasi anggarannya, sedangkan belanja langsung kita yakni belanja modal kita cuma Rp1,2 triliun. Jadi dengan kata lain hampir 40% habis untuk membiayai Pilkada," tukasnya sembari berharap kebutuhan ini akan disampaikan ke pusat.

"Kalau dana Pilpres dan Pileg saja bisa dibiayai oleh APBN kenapa biaya Pilkada tidak bisa. Alangkah baiknya ke depan supaya tidak menggerus anggaran yang dimiliki oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang mengadakan pemilihan Pilkada. Mengingat hal ini akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan.penyerapan anggaran pemerintah," ujarnya.

Pada kesempatan ini juga Wagub Kandouw juga menyorot kewenangan pusat belum sepenuhnya diserahkan ke daerah, sehingga kebijakan yang demikian tidak sejalan dengan nafas otonomi daerah yang telah memasuki usia 23 tahun.

"Hari ini  adalah hari  ulang tahun otonomi daerah yang ke-23. Sungguh ironis, karena satu hal yang berbanding terbalik, daerah tidak diberikan kewenangan selebar-lebarnya," ungkap Wagub Kandouw. 

Dia merinci sejumlah contoh konkrit, salah satunya berkaitan dengan kegiatan pusat di daerah yang masih ditangani langsung, dan kondisi ini akan mempengaruhi realisasi anggaran yang baru terserap di triwulan tiga.

"Menurut evaluasi Kementerian masih menangani berbagai kegiatan di daerah. Ini sangat tidak efektif yang pada akhirnya, pekerjaan-pekerjaan banyak yang tidak terserap," tandasnya.

Sekretaris Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) YB Satya Sananugraha, yang membuka kegiatan mengatakan siap mengakomodir usulan Wagub.

"Kami memiliki forum dialog antar Kementerian. Masukan Pak Wagub akan kami sampaikan," ujarnya.

Berkaitan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2015-2019 dengan tema pemerataan pembangunan, diharapkan dapat menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Sejak RKP 2015-2018 sektor infrastruktur selalu menjadi fokus prioritas pemerintah oleh karena itu pencapaian sasaran dan target dalam RKP 2019 sangatlah strategis dalam meningkatkan sumber daya manusia secara berkesinambungan," katanya.

Dia juga berharap program tersebut dapat dilanjutkan hingga tahun 2020.

"Pemerintah menyadari pentingnya kualitas SDM sebagai salah satu pilar penting dalam proses pembangunan nasional," tandasnya.

Dalam 4 tahun, kata Satya sudah banyak capaian keberhasilan. Salah satunya ditandai dengan membaiknya IPM atau Indeks Pembangunan Manusia yang diukur dengan indikator kesehatan, pendidikan, pendapatan yang dari semula tahun 2015 sebesar 69,5% menjadi 71,9% pada tahun 2018 atau naik sebesar 1,89%.

"Indonesia termasuk high development. Selain itu ketimpangan pendapatan juga dapat ditekan sebesar 0,08 dari 9,40 pada tahun 2015 menjadi 0,384, atau dibawah dua digit yaitu 9,66 pada tahun 2018," tukasnya sembari menambahkan tantangan dalam pencapaian target PMK tidaklah mudah oleh karena itu pemerintah terus berupaya mencapai target melalui proses perencanaan secara holistik integratif tematik dan spasial refocusing.

Proses penganggaran, evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap regulasi yang menghambat proses pembangunan dan proses pelaksanaan nasional dengan berbagai upaya perbaikan, akan  dilakukan secara terus-menerus.

"Diharapkan dalam pencapaian target bidang PMK tahun 2020 akan lebih efektif," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja sama Kemenko PMK, Yohan, dalam sambutannya selaku ketua penyelanggara kegiatan sebagai upaya sinergitas program pembangunan yang terkait dalam bidang pembangunan manusia dan kebudayaan atau kesejahteraan rakyat.

"Tujuannya untuk memperkuat fungsi koordinasi bidang kesra di daerah dan sinergitas pelaksanaan dan pengendalian program tahun 2019. Berikut perencanaan program bidang PMK tahun 2020 dan menyelesaikan kebijakan-kebijakan bidang pembangunan manusia dan kebudayaan. Hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan kegiatan ini, adalah terjalinnya komunikasi secara intensif dan berkelanjutan antara kemenko PMK dan pemerintah daerah. Khususnya satuan kerja yang menangani masalah pembangunan manusia dan kebudayaan atau kesejahteraan rakyat.

Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan atau kegiatan rakyat baik di lingkup pemerintah daerah maupun antara pemerintah daerah dan Kemenko PMK, diharapkan dapat tersosialisasikan. Terutama kebijakan-kebijakan nasional  sehingga jajaran pemerintah daerah sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan urusan PMK kesejahteraan rakyat dapat terinformasi dengan baik.

Peserta-peserta yang hadir adalah peserta dari pusat, yaitu para pejabat eselon 2 dan 3 yang mewakili setiap unit kerja di lingkungan Kemenko PMK serta Biro Organisasi dan Tatalaksana.

Adapun peserta dari daerah adalah Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Biro Kesra dan Kepala Bakesbangpol Provinsi Wilayah Tengah dan Timur Indonesia atau yang mewakili, 16 organisasi perangkat daerah yang terkait dengan bidang PMK.(hps/ifa)

COMMENTS

Nama

advetorial,215,berita utama,1792,bitung,258,ekonomi,263,hukrim,322,infrastruktur,176,manado,1241,minahasa,1698,minsel,544,minut,488,mitra,823,nasional,977,nusa utara,237,olahraga,185,pariwisata,218,politik,788,sulut,2772,tomohon,262,totabuan,353,v,2,video,1,
ltr
item
KabarOk.com - Kabar dikabarkan: Pilkada Serentak Sulut 2020 Dikalkulasi Bakal Sedot Rp500 M, Kandouw Usul Ditanggulangi Pusat
Pilkada Serentak Sulut 2020 Dikalkulasi Bakal Sedot Rp500 M, Kandouw Usul Ditanggulangi Pusat
Pilkada Serentak Sulut 2020 Dikalkulasi Bakal Sedot Rp500 M, Kandouw Usul Ditanggulangi Pusat
https://2.bp.blogspot.com/-klInUo5E5IA/XMdm_kkRlwI/AAAAAAAAR4o/8CVYVo6J6Z83lsSRdUkRABSsOQJSIhX9wCLcBGAs/s640/IMG_1839%2B%25281%2529.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-klInUo5E5IA/XMdm_kkRlwI/AAAAAAAAR4o/8CVYVo6J6Z83lsSRdUkRABSsOQJSIhX9wCLcBGAs/s72-c/IMG_1839%2B%25281%2529.JPG
KabarOk.com - Kabar dikabarkan
https://www.kabarok.com/2019/04/pilkada-serentak-sulut-2020-dikalkulasi.html
https://www.kabarok.com/
https://www.kabarok.com/
https://www.kabarok.com/2019/04/pilkada-serentak-sulut-2020-dikalkulasi.html
true
3875780352725475842
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU TAG ARCHIVE SEARCH SEMUA BERITA Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy